1. Adverb Of Manner
Angrily = marah
Anxiously = cemas
Cautiously = hati hati
Cheerfully = riang
Courageously = berani
Crossly = ketus
Cruelly = kejam
1. Adverb Of Manner
Angrily = marah
Anxiously = cemas
Cautiously = hati hati
Cheerfully = riang
Courageously = berani
Crossly = ketus
Cruelly = kejam
Jenis - Jenis Adverb
Jenis Adverb ada 5, yaitu Adverb of Time, Adverb of Place, Adverb of Manner, Adverb of Frequency, dan Adverb of Degree Mari kita lihat penjelasannya di bawah ini.
1. Adverbs of Time (When)
Adverb of Time yaitu kata keterangan yang dipakai untuk menyatakan kapan suatu aktivitas/peristiwa terjadi. Dengan kata lain adverb ini menunjukkan waktu terjadinya peristiwa. Contohnya seperti today, tomorrow, last night, next year, dan lain-lain.
Contoh kalimat :
BAB 3
BUDI DAYA TERNAK KESAYANGAN
JENIS-JENIS TERNAK KESAYANGAN
1. Kelinci Hias
2. Hamster
3. Burung Merpati
4. Burung Kicauan
SARANA DAN TEKNIK BUDI DAYA TERNAK KESAYANGAN
1. Bahan-bahan
Hewan yang akan dipelihara
Bibit kelinci yang baik untuk dipelihara hendaknya
berumur di atas 35 hari, atau sudah berumur 60 hari. Saat di bawah umur 35
hari, anak kelinci masih membutuhkan susu dari induk dan rentan terhadap
kematian bibit.
Bakalan kenari yang berkualitas baik memiliki ciri antara lain, tidak cacat fisik; berkepala besar; mata besar; dan terlihat melotot; memiliki paruh yang berpangkal lurus; lebar, panjang, besar, dan tebal; lubang hidung dekat dengan mata; sayap yang mengepit dan cengkeraman kuat; leher panjang dan padat; nafsu makan tinggi; lincah; dan sering berkicau/bersuara.
Rangkuman Bab 4
Indahnya Berpuisi
Sering kali kita menemukan puisi. Puisi banyak tersebar di media media cetak, media elektronik, media sosial, dan tempat tempat umum lainnya. Puisi dibuat dengan sengaja untuk mengekspresikan perasaan si pengarang puisi. Semisal seperti perasaan bahagia, perasaan sedih, dan lain sebagainya.
Rangkuman Bab 3
Teks Eksposisi dalam Media Massa
Teks eksposisi adalah teks yang mengemukakan sejumlah pendapat disertai fakta yang memuat penilaian, dorongan, atau ajakan ajakan tertentu kepada khalayak. Penjelasan teks eksposisi cukup banyak. Dalam bab ini meliputi mengenali unsur unsur teks eksposisi, menyimpulkan isi teks eksposisi, menelaah struktur dan kaidah teks eksposisi, dan menyajikan teks eksposisi. Di dalam bab ini, kami akan merangkum materi mengenai teks eksposisi.
Rangkuman Bab 2.
Iklan Sarana Komunikasi
Can and Will adalah sebuah modal verb.
1. Can artinya
bisa
2. Will artinya
akan
Pada materi Can dan Will ini, kalian akan mempelajari membuat kalimat-kalimat untuk menyampaikan informasi kegiatan/pekerjaan apa saja yang kalian bisa kerjakan dan kegiatan/pekerjaan apa saja yang akan kalian kerjakan.
Perhatikan contoh kalimat yang menggunakan kata "can" dan "will" di bawah ini!
Daftar Adjective (Kata Sifat) dari A - Z Beserta Artinya
A
abandoned –
ditinggalkan able – sanggup abnormal – tidak
normal aboard – naik kapal absent – absen absorbed – terserap absurd – menggelikan abundant –
berlimpah-limpah abusive – kasar acceptable – diterima accessible - dapat
diakses accidental – kebetulan accurate – tepat acid – asam acidic – asam acoustic – akustik |
actually – sebenarnya adaptable –
beradaptasi addicted – kecanduan adorable – menarik adventurous –
petualang afraid – takut ahead – di depan alert – waspada alike – sama alive - hidup amazing – menakjubkan ambiguous – bermakna
banyak ambitious – ambisius ancient – kuno angry – marah |
annoyed – kesal annoying - menjengkelkan arrogant – sombong ashamed – malu attractive – menarik automatic – otomatis available – tersedia average – rata-rata awake – bangun aware – sadar awesome – mengagumkan awful – mengerikan |
Rangkuman Bab 1
BERITA SEPUTAR INDONESIA
Berita adalah sumber informasi dan ilmu pengetahuan yang menambah wawasan. Siapapun yang bisa menguasai berita, maka dialah orang yang akan menguasai dunia. Memang tidak bisa dipungkiri lagi jika berita bisa tersebar dengan cepat, apalagi dengan perkembangan zaman seperti sekarang ini.
Sebelum membuat berita, kamu harus terlebih dahulu paham mengenai struktur dan kaidah teks berita. Hal ini dimaksudkan supaya teks berita dapat dicerna dengan baik oleh masyarakat dan tidak menimbulkan multitafsir. Sehingga ujung ujungnya menuju ke berita hoax.
A. Menentukan Unsur Unsur Berita
1. Unsur unsur Berita 5W + 1H yaitu :
●
What (Apa)
●
Who (siapa)
●
Where (dimana)
●
When (kapan)
●
Why (mengapa)
● How (Bagaimana)
Dapat disingkat ADIKSIMBA dalam mengingat Apa, DImana, SIapa, Mengapa, dan BAgaimana.
Unsur unsur berita juga bisa dijadikan pertanyaan. Pertanyaan pertanyaan ini nantinya akan menjawab apa saja isi utama dari sebuah berita. Pertanyaan pertanyaan yang diajukan juga tidak jauh dengan 5 W + 1 H. Pertanyaan pertanyaan meliputi:
Peristiwa apa yang terjadi? Padatnya Pelabuhan Merak.
Siapa yang mengalami peristiwa itu? Truk truk pengangkut barang non sembako. Di mana peristiwa itu terjadi? Di Pelabuhan Penyeberangan Merak.
Kapan peristiwa itu terjadi? Sepuluh hari menjelang Lebaran, Sabtu, (15/11).
Mengapa peristiwa itu terjadi? Adanya larangan melintas bagi truk non sembako pada 21–25 November.
Bagaimana proses terjadinya peristiwa? Proses tersebut menyebabkan antrean truk di pintu masuk kapal.
B. MERINGKAS DAN MENYIMPULKAN BERITA
1. Langkah langkah meringkas berita :
●
Mendengarkan atau membaca berita
●
Mencatat pokok pokoknya (5 W + 1 H)
● Menyampaikan kembali secara lengkap dan ringkas.
2. Penyimpulan Isi Berita
Kesimpulan kata kata akhir dari suatu uraian. Di dalam kesimpulan harus memuat unsur unsur berita dengan rumusan lebih ringkas. Dengan demikian, kesimpulan tentang isi berita harus memanfaatkan ringkasan kita sebelumnya terhadap pokok pokok informasi. Jadi di dalam meringkas berita, harus berpatokan pada ADIKSIMBA atau 5 W 1 H.
Apa, siapa, dimana, kapan, mengapa dan bagaimana inilah yang nantinya akan menghasilkan sebuah kesimpulan berita.
3. Tanggapan terhadap Isi Berita
Tanggapan adalah sambutan terhadap suatu ucapan. Isinya
bisa berupa kritik atau komentar. Berkaitan
dengan pemberitaan, aspek yang ditanggapi bisa berkenaan dengan isi beritanya
itu sendiri (kebenaran dan kelengkapan) dan kebahasaannya (penggunaan kalimat dan pilihan kata).
Contoh dari tanggapan terhadap isi berita:
Contoh: Informasi yang disampaikan berita tadi malam masih diragukan kebenarannya. Setelah saya cross check dengan berita dari sumber lainnya ada yang berbeda, terutama di dalam penyampaian informasi jumlah korban. Jumlah korban tidak sebanyak dengan yang diinformasikan dalam berita itu.
Contoh dari tanggapan terhadap bahasa berita:
Bahasa yang disampaikan berita itu cukup jelas. Sebagai pendengar, mudah untuk memahami informasi yang disampaikan penyampai berita.
C. MENEMUKAN STRUKTUR DAN KAIDAH BERITA
1. Struktur Berita
Berdasarkan struktur atau susunannya, teks teks tersebut dapat kita kelompokkan ke dalam dua bagian, yakni berupa informasi yang penting dan informasi yang tidak penting.
Informasi penting disebut juga pokok pokok informasi atau unsur unsur berita (utama). Dalam ilmu jurnalistik atau ilmu persuratkabaran, pokok pokok informasi terangkum dalam rumus 5 W + 1 H. Bagian ini disimpan pada bagian kepala berita (lead) dan tubuh berita. Adapun susunan dari unsur unsur berita itu bisa variatif, misalnya ada yang didahului dengan penyajian "apa", ada pula yang diawali dengan "kapan".
Apa (what) peristiwanya?
Siapa (who) yang mengalami peristiwa itu? Di mana (where) terjadinya peristiwa itu?
Kapan (when) terjadinya peristiwa itu? Mengapa (why) peristiwa itu terjadi?
Bagaimana (how) proses peristiwanya?
Informasi yang kurang penting yang lazim disebut pula uraian atau ekor berita. Bagian ekor berada setelah kepala atau tubuh berita. Ekor berita yang dimaksudkan berupa sejarah letusan Gunung Slamet serta informasi tentang banyak letusan. Bagian ini tidak memiliki kaitan langsung dengan judul beritanya.
Dengan struktur penyajian yang semacam itulah, susunan informasi di dalam suatu pemberitaan tersaji dalam pola piramida terbalik. Bagian awal merupakan bagian pokok dan semakin kebawah berita itu merupakan rincian perinciannya yang sifatnya cenderung tidak penting.
Oleh karena itu, jika kita tidak cukup waktu untuk mendengarkan keseluruhan informasi, dengan hanya memperhatikan bagian awalnya, kita telah cukup mendapatkan informasi pokok yang merangkum keseluruhan isi berita.
2. Kaidah kaidah Kebahasaan
Penggunaan bahasa bersifat standar (baku). Hal ini dimaksudkan agar bisa dipahami oleh banyak kalangan. Bahasa standar akan lebih mudah dipahami ketimbang bahasa bahasa populer atau bahasa daerah. Bahasa semacam inilah yang dihindari oleh media media.
Penggunaan kalimat langsung sebagai variasi dari kalimat tidak langsungnya. Contoh: “Masyarakat, wisatawan, dan pendaki tidak diperbolehkan mendaki dan beraktivitas dalam radius 2 km dari kawah Gunung Slamet." paparnya.
Penggunaan konjungsi bahwa yang berfungsi sebagai penerang kata yang diikutinya. Contoh: Sejumlah staf Adpel Manado mengatakan bahwa Kepala Adpel Manado sudah pulang.
Penggunaan kata kerja mental atau kata kerja yang terkait dengan kegiatan dari hasil pemikiran. Contoh: Mereka memikirkan solusi untuk bisa keluar dari peristiwa peristiwa yang memilukan itu.
Penggunaan fungsi keterangan waktu dan tempat. Contoh: Sekitar pukul 12:45 WIB, langit Riau tampak mendung.
Penggunaan konjungsi temporal atau penjumlahan. Contoh: Sekitar pukul 12.45 WIB, Sabtu (15/3/2014), langit Riau tampak mendung. Tak lama kemudian, hujan yang diharapkan semua masyarakat akhirnya pun turun. Hujan yang turun di siang bolong ini memang tidak terlalu deras.
D. MENYAMPAIKAN INFORMASI DALAM BENTUK BERITA
1. Pentingnya Berita
●
Menyampaikan informasi penting
●
Bisa berinteraksi satu sama lain
●
Mempelajari ilmu baru
●
Menyebarkan pengetahuan kepada khalayak umum.
2. Penyampaian Berita
Penyampaian berita kembali
bersifat apa adanya,
tanpa ada yang ditambah atau dikurangi.
Cukup dengan memahami ide ide pokok berita, dan menceritakan kembali dengan bahasa sendiri.
Langkah langkah penyampaian berita sebagai berikut :
●Menentukan sumber berita. Yaitu peristiwa yang menarik dan menyangkut kepentingan banyak orang.
●Mendatangi sumber berita. Yaitu mengamati langsung dan mewawancarai orang orang yang berhubungan dengan peristiwa tersebut.
● Mencatat fakta fakta dengan berkerangka pada pola 5
W + 1 H.
● Mengembangkan catatan itu menjadi sebuah teks berita
yang utuh.
3. Penyuntingan Berita
Aspek aspek yang harus diperhatikan di dalam tahap
penyuntingan berita sebagai berikut :
●
Kebenaran isi berita yang ditunjang oleh keakuratan fakta faktanya. Didapat
dari wawancara langsung
dari sumber, meliput
atau mendokumentasikan setiap
kejadian.
●
Kelengkapan isi berita yang ditandai oleh hadirnya komponen
komponen berita yang
terangkum dalam rumus ADIKSIMBA.
●
Struktur penyusunan berita yang dimulai dari bagian yang penting ke bagian
yang kurang penting.
●
Penggunaan bahasa yang terkait
dengan keefektifan kalimat,
kebakuan kata, dan ketepatan
ejaan dan tanda bacanya.
Kali ini kita akan membahas materi tentang Passive Voice dalam bentuk simple present tense dan simple past tense.
Pengertian Passive Voice
Passive voice atau kalimat pasif adalah suatu bentuk kalimat dimana subjek kalimat menerima aksi, bukan melakukan aksi. Tidak seperti active voice yang fokus terhadap pihak yang melakukan aksi, bentuk ini lebih berfokus kepada pihak atau objek yang menerima hasil dari suatu aksi tersebut.
PROFIL SAYA
Anik Zahra, nama pena dari Ni’matuz Zahroh, lahir di Jombang 7 Februari 1978. Selain menulis dan mengisi blog, Anik juga aktif sebagai pendidik di MTsN 5 Jombang dan pemantik literasi di Perpusda Mastrip Jombang. Dia mengajar Bahasa Inggris sejak tahun 1999 sampai sekarang. Dia menjadi instruktur di Virtual Coordinator Training (VCT) SEAMEO SEAMOLEC Indonesia. Dia pernah menjuarai Guru Berprestasi tingkat Kabupaten Jombang pada tahun 2019 sebagai terbaik pertama.
PIDATO BAHASA INGGRIS
TEMA: Rajin Menuntut Ilmu Demi Masa Depan Cemerlang
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
الحمد لله رب العــالمين وبه نستـعين على أمور الدنيـــــــا والدين, الصلاة والســلام على اشرف الأنبيـــاء والمرسلين وعلى اله واصحـــابه اجمعـين, رب اشرح لي صدري ويسـرلي امري واحلل عقــدة من لســــــاني يفـقـه قـولي
Excellency all of the juries of English speech contest
Honorable all of the committee of English speech
contest
Respectable all the audience
PIDATO BAHASA INGGRIS
TEMA: Peranan Alumni Madrasah dalam Pembangunan Bangsa dan Negara
السَّلاَمُ
عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ
Honorable the committee
of the English contest.
Respectable all
juries
And all beloved
audience…………
Good Morning everybody
Dear students of grade IX: Here is the summary of expressing agreement and disagreement on the previous discussion. To express agree or disagree to an opinion, you may use the following expressions:
1. Alina
congratulates Johan because ...
a. his book gains a big
success
b. he launches his new book
c. he won a writing
competition
d. he is so brilliant
Apabila kita ingin bisa menguasai bahasa Inggris secara baik, tentu kita harus bisa mengerti akan 16 tenses dalam bahasa Inggris. Namun, anggapan pesimistis tentu akan menyelimuti mengingat kondisi kita yang notabenenya bukanlah penutur asli bahasa Inggris, untuk menguasai 16 tenses bahasa Inggris jelas merupakan hal yang sangat sulit.